Brimob Jaga Ketat Dermaga Wijayapura, Napi Terorisme Akan Dipindah dari Nusakambangan?
Dermaga penyeberangan Wijayapura Kabupaten Cilacap dijaga ketat. Puluhan personel Brimob bersenjata laras panjang, polisi dan TNI berjaga di sekitar area dermaga.
Informasi beredar, bakal ada pemindahan sekitar 50 tahanan kasus terorisme dari Lapas Nusakambangan ke Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. Mereka yang dipindah adalah terduga teroris yang belum dijatuhi vonis berkekuatan hukum tetap.
Kapolres Cilacap, AKBP Djoko Julianto tak menjelaskan latar belakang penjagaan area dermaga Wijayapura. Ditanyakan soal pemindahan tahanan perkara terorisme, Djoko hanya menjawab singkat.
"Kita cek ke dalam dulu," ujar Djoko sembari berjalan ke dalam Dermaga Wijayapura, Minggu (20/5) pagi.
Dari pantauan di lapangan, satu Kapal Penganyom milik Lapas Nusakambangan mengangkut satu unit mini bus milik kepolisian. Mini bus tersebut diseberangkan ke Pulau Nusakambangan kurang lebih antara pukul 05.30-06.00 WIB.
Kapolres Cilacap, AKBP Djoko Julianto tak menjelaskan latar belakang penjagaan area dermaga Wijayapura. Ditanyakan soal pemindahan tahanan perkara terorisme, Djoko hanya menjawab singkat.
"Kita cek ke dalam dulu," ujar Djoko sembari berjalan ke dalam Dermaga Wijayapura, Minggu (20/5) pagi.
Dari pantauan di lapangan, satu Kapal Penganyom milik Lapas Nusakambangan mengangkut satu unit mini bus milik kepolisian. Mini bus tersebut diseberangkan ke Pulau Nusakambangan kurang lebih antara pukul 05.30-06.00 WIB.
Sebelumnya pada, pada Kamis 10 Mei 2018, sebanyak 145 napi terorisme yang diangkut dalam 8 minibus diseberangkan ke Nusakambangan. Saat itu penyeberangan dilakukan oleh dua kapal Pengayom milik lapas Nusakambangan.
Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kemenkumham, Ade Kusmanto sempat menjelaskan di antara 145 napi kasus terorisme yang dipindah ke Nusakambangan ada yang baru tahap pemyidikan.
Sebagaian ada yang yang sudah memasuki tahap sidang pengadilan, ada pula yang sudah diputus pengadilan, tetapi sedang upaya banding. Sebaliknya, ada juga yang sudah divonis pemgadilan namun belum dieksekusi kejaksaan.
Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kemenkumham, Ade Kusmanto sempat menjelaskan di antara 145 napi kasus terorisme yang dipindah ke Nusakambangan ada yang baru tahap pemyidikan.
Sebagaian ada yang yang sudah memasuki tahap sidang pengadilan, ada pula yang sudah diputus pengadilan, tetapi sedang upaya banding. Sebaliknya, ada juga yang sudah divonis pemgadilan namun belum dieksekusi kejaksaan.
Proses Sidang Masih Dibahas
:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/2211443/original/064170500_1526235244-LAPAS_BATU_NUSAKAMBANGAN-Muhamad_Ridlo.jpg)
Dia juga menjelaskan, terkait proses hukum para napi tersebut, untuk sidang tengah dibahas apakah sidang nantinya dipindah ke wilayah Jawa Tengah atau tempat lain. Belum ditentukan pula apakah saat sidang diselenggarakan, napi kasus terorisme akan diambil, lalu setelah sidang dikembalikan ke Nusakambangan.
:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/2211443/original/064170500_1526235244-LAPAS_BATU_NUSAKAMBANGAN-Muhamad_Ridlo.jpg)
Dia juga menjelaskan, terkait proses hukum para napi tersebut, untuk sidang tengah dibahas apakah sidang nantinya dipindah ke wilayah Jawa Tengah atau tempat lain. Belum ditentukan pula apakah saat sidang diselenggarakan, napi kasus terorisme akan diambil, lalu setelah sidang dikembalikan ke Nusakambangan.
Memiliki 8 game dalam 1 user id
BalasHapusBonus Cashback 0.3%
Bonus Referral 15%
Bonus Extra Refferal 5%
Contact Us :
BBM : D887A35F
WA : +6281314872594
Line : rajabandarq
Fanspage 1 : RajaBandar99
Fanspage 2 : Raja BandarQ
Link :
RajaBandar99,com
RajaBandar99,net
RajaBandar99,org
RajaBandar99,info
Kami Siap Melayani anda 24 jam Nonstop